Berita Lintas
sawitbaik

Butuh Rp 9 Triliun Untuk Benahi PT Perkebunan Nusantara



Butuh Rp 9 Triliun Untuk Benahi PT Perkebunan Nusantara

INFO SAWIT, JAKARTA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero), induk usaha atau holding dari 14 perusahaan PTPN tengah sibuk membenahi kinerja keuangan seluruh anak perusahaan. Berdasarkan data, pada tahun 2015 lalu, dari 14 perusahaan PTPN, hanya ada enam perusahaan yang mencatatkan keuntungan. Adapun nilai kerugian yang tercatat pada delapan perusahaan Rp 615 miliar.

Direktur Utama PTPN III, Elia Massa Manik mengaku, membutuhkan dana sekitar Rp 9 triliun untuk membenahi dan memperkuat bisnis seluruh anak usaha PTPN.

Menurutnya, dana tersebut bisa diperoleh dengan berbagai opsi, seperti melepas saham perdana atau initial public offering (IPO) anak usaha, mengundang investor untuk masuk dalam bisnis anak usaha, dan penerbitan obligasi perusahaan. "Estimasi kami dalam tiga bulan kedepan, program restrukturisasi ini bisa selesai, termasuk suntikan dana segar kepada anak usaha," katanya seperti ditulis kontan.

Elia menyebut, saat ini perusahaan bersama pihak bank tengah menghitung besaran utang yang mesti diselesaikan seluruh perusahaan PTPN, sehingga ia belum bisa menyebut secara pasti berapa besaran nilainya.

Restrukturisasi perkebunan juga diperlukan PTPN karena produktivitas kebun kelapa sawit perusahaan plat merah ini masih dibawah perusahaan swasta lainnya. Rata-rata, nilai produktivitas hanya sekitar 18,5 ton per hektare (ha). Selain itu, 95% bisnis perusahaan didominasi tanaman kelapa sawit dan ke depan pengembangan komoditas lain juga akan diprioritaskan. (T2)