Keberadan orangutan yang kritis terancam punah, mendorong kepedulian besar dari perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional. Tak hanya peduli akan individu orangutan liar yang berada didalam hutan, melainkan turut menjaga keberlangsungan orangutan yang butuh bantuan perawatan dan rehabilitasi.
Kepedulian perusahaan perkebunan kelapa sawit terhadap orangutan, memang sudah lama dilakukan. Berbagai aksi nyata dan dukungan pendanaan, kerap diberikan kepada organisasi nir laba yang peduli terhadap keberadaan orangutan. Berbagai aktivitas penyelamatan orangutan, juga sering dilakukan tim satuan tugas (satgas) orangutan yang umumnya dimiliki perusahaan perkebunan kelapa sawit.
Kendati banyak pihak yang tidak tahu, akan kepedulian perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional, namun berbagai aksi peduli, telah banyak dilakukan perusahaan perkebunan kelapa sawit guna menyelamatkan keberadaan habitat orangutan. Bahkan, kampiun perusahaan perkebunan kelapa sawit di dunia, Golden Agri Resources (GAR) melalui anak usaha PT SMART Tbk, sudah sejak lama mendukung penyelamatan orangutan.
Melalui kerjasama PT SMART Tbk dengan Organisasi nirlaba Orangutan Foundation International (OFI), telah melakukan kerjasama penyelamatan orangutan melalui berbagai aksi kerjasama sejak tahun 2011. Program kerjasama konservasi dan perlindungan orangutan bersama OFI dilakukan melalui program Friends of The Orangutans yang didirikan bersama.
Sejak 26 Oktober 2011 lalu, rangkaian program kerjasama ini menargetkan pelepasliaran sejumlah individu orangutan sampai dengan akhir tahun 2013. Kerjasama erat selama lebih dari 2 tahun ini, memberikan kontribusi bagi pelepasliaran 40 (empat puluh) individu orangutan sampai akhir tahun 2013.
“Secara nyata, sebagai korporasi yang berbasis perkebunan di Indonesia, GAR sangat mendukung terhadap berbagai upaya konservasi dan pelepasliaran orangutan kembali ke hutan,” kata Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement GAR, Agus Purnomo.
Imbuhnya, kesadaran akan pentingnya konservasi dan pelepasliaran orangutan, perlu dimiliki oleh semua perusahaan perkebunan yang beroperasi di Indonesia, terutama wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pasalnya, kedua pulau besar ini merupakan habitat penting dari keberadaan orangutan di Indonesia.
Bahkan tak hanya PT SMART Tbk yang mendukung pendanaan, pilar usaha sSinar Mas lainnya yang bergerak di usaha pulp&paper (PT APP), turut andil di dalam program yang kini sedang berjalan. Alhasil, melalui program Friends of The Orangutan, OFI mendapat dukungan pendanaan program dari PT SMART Tbk dan PT APP.
Total pendanaan yang digelontorkan GAR sebesar lebih dari Rp 6 miliar hingga akhir tahun 2013 silam itu berhasil menyelamatkan keberadan orangutan melalui beberapa kali pelepasliaran orangutan ke hutan. Menurut pendiri OFI, Dr Birute M. F. Galdikas, kerjasama perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan OFI, menunjukan kepedulian besar korporasi terhadap berbagai upaya penyelamatan orangutan yang telah dan akan dilakukan.
Sebagai peneliti dan pendiri OFI, Dr Birute sangat mengapresiasi atas dukungan GAR melalui anak usahanya PT SMART Tbk dan PT APP. Menurut dia, dukungan yang diberikan kepada OFI untuk melanjutkan pelepasliaran orangutan, merupakan bagian dari kepedulian akan keberlangsungan orangutan di Indonesia.










