Pentingnya kerjasama perusahaan dengan Pemerintah Daerah beserta LSM, menjadi bagian dari keberhasilan PT SMART Tbk sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit yang peduli akan social dan lingkungan sekitarnya. Sebagai bentuk kerjasama nyata antara perusahaan, pemda dan LSM, maka dukungan terhadap pelepasliaran orangutan juga menjadi tujuan keberhasilan perusahaan.
Sangat jarang ditemukan di Indonesia, adanya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mau terbuka, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Terkecuali PT SMART Tbk, sebagai anak usaha Golden Agri Resources (GAR) yang memiliki peranan penting dalam menjaga pelestarian orang utan di Pulau Kalimantan.
Menurut Bupati Seruyan, Sudarsono, kepedulian PT SMART Tbk dalam mendukung OFI sangat membantu Pemda dalam menjaga dan melestarikan orangutan di kabupaten Seruyan. Terlebih, keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayahnya, secara nyata turut membangun ekonomi masyarakat sehingga menjadi sejahtera.
Sudarsono mengungkapkan, berbagai peranan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang sangat membantu program pembangunan daerah menjadi lebih cepat terwujud dan dilakukan secara bersama-sama. Kerjasama dunia usaha, pemda dan LSM ini, menjadi bagian yang terintegrasi pembangunan kesejahteraan di wilayah kabupatennya.
“Kerjasama dunia usaha, pemda dan OFI sangat penting dilakukan, dan harus terus ditingkatkan di masa depan,” ujar Sudarsono menjelaskan. Kepedulian dan kerjasama yang baik dalam menjaga lingkungan di daerah Seruyan ini, menurut Sudarsono menjadi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan bagi masyarakat di daerahnya.
Terlebih, keberadaan pelestarian orangutan di Taman Nasional Tanjung Putin (TNTP) yang sudah mendapat pengakuan dari dunia dan Indonesia, sehingga banyak pengunjung dari dalam dan luar negeri yang datang melihat. Bahkan, TNTP juga dapat menjadi tempat riset bagi dunia akan keberadaan orangutan di Kalimantan.
Orangutan yang keberadaannya kian terpinggirkan, menurut Sudarsono harus selalu diperhatikan dan dijaga keberadaannya supaya dapat terus lestari. Supaya dunia usaha tidak berbenturan dengan keberadaan orangutan, menurut Sudarsono diperlukan pemahaman bersama dan kepatuhan terhadap regulasi yang sudah ada di Indonesia.










