Berita Lintas
sawitbaik

Camp Seluang Mas, Mimpi Orangutan Dan Peran Produsen Kelapa Sawit



Camp Seluang Mas, Mimpi Orangutan Dan Peran Produsen Kelapa Sawit

Kendati status keberadaan orangutan turun satu peringkat menjadi kritis terancam punah, namun dukungan perusahaan perkebunan PT SMART Tbk dalam program Friends of Orangutans bersama OFI berhasil mewujudkan mimpi sebagian orangutan yang berhasil bermukim didalamnya.

Menelusuri perjalanan darat menggunakan kendaraan beroda empat (mobil) sekitar 3 jam lamanya, akan menghantarkan kita hingga ke lokasi pinggiran Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di daerah Seluang, Kabupaten Seruyan. Lantaran termasuk kedalam areal TNTP, maka tidak ada pemukiman penduduk yang berada disana, hanya hamparan hijau terpapar sejauh mata memandang.

Sejuknya pemandangan hijau yang terhampar sejauh mata memandang, menutup kegalauan mata, tatkala kita bisa melihat sebuah bangunan sederhana yang didedikasikan khusus bagi penelitian orangutan di wilayah tersebut. Ya, bangunan sederhana berwarna hijau yang memiliki plang besar bercat putih itu, merupakan salah satu bagian dari dukungan PT SMART Tbk kepada pelestarian orangutan.

PT SMART Tbk memang tidak sendirian, di atas plang putih tersebut, terlihat beberapa logo yang pula bekerjasama erat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit itu. Orangutan Foundation International (OFI), Kementerian Kehutanan RI, Pemda Kabupaten Seruyan, BKSDA, merupakan bagian kolaborasi dari pelestarian orangutan yang didukung pendanaan dari PT SMART Tbk.

Kerjasama beberapa organisasi atau instansi dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit memang sudah sejak lama dilakukan. Kerjasama pelesatarian orangutan itu sendiri, sudah ada sejah tahun 2011 silam. Masih jauh-jauh hari dari pengumuman turunnya peringkat orangutan menjadi kritis terancam punah.

Tanpa melakukan banyak retorika pula, PT SMART Tbk sudah sejak tahun 2011 silam melakukan kolaborasi kerjasama dengan OFI, Kementerian Kehutanan, Pemda Kabupaten Seruyan, BKSDA dan berbagai pihak guna merawat, pengobatan hingga pelepasliaran orangutan kembali ke habitatnya di hutan.

Camp Seluang Mas itulah, yang menjadi saksi bisu akan berbagai kerja nyata pelepasliaran orangutan di areal hutan yang masih masuk areal TNTP. Pelepasliaran orangutan kembali ke hutan itu sendiri, sudah dilakukan sebanyak 13 kali, dengan total mencapai 53 individu orangutan.

Memang tidak semua dilepaskan di tempat itu, lantaran alasan kepadatan individu orangutan, maka Camp itu pun berubah nama menjadi Camp Seluang Mas I. Daya tampungnya hanya mencapai 51 individu orangutan. Bagi orangutan yang sudah bermukim disana, tempat itu menjadi bagian dari mimpi mereka yang ingin hidup bebas didalam hutan.

Bila kita berkunjung kesana, mungkin saja kita akan berjumpa dengan orangutan yang bernama Widuri, Linda, Karan, dan Claire, individu orangutan betina yang dilepasliarkan pada 21 Juni 2013 silam. Mereka dilepasliarkan bersama dengan enam individu orangutan lainnya, dimana sebanyak dua individu berjenis kelamin jantan.