INFO SAWIT, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menggulirkan program peremajaan kelapa sawit atau replanting. Ini perlu dilakukan mengingat Riau merupakan daerah penghasil tandan buah segar (TBS) dan CPO terbesar di Indonesia dengan total produksi mencapai 60 juta ton per tahun.
"Replanting itu bisa dilakukan tergantung dari masyarakatnya, karena ini kan berkaitan dengan dana. Kalau mereka nggak siap, ya nggak ada dana. Ini yang perlu kita sosialisasikan dulu, seperti apa replanting itu," ungkap Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Muhibul Basyar seperti tulis GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis.
Soal dana, kata Muhibul, ada dua sumber dana yang dapat dimanfaatkan untuk membantu proses replanting yakni KUR Perkebunan dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS). Dimana, setiap pengucuran bantuan dana replanting tersebut dapat dilakukan dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Program itu pun dinilai tidak akan memberatkan masyarakat. (T2)










