Kuala Lumpur – Pada Roundtable 12, yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pertengahan November ini, juga bersamaan dengan beberapa perkembangan positif yang ditunjukkan industri-industri di Inggris, Perancis, Jerman, Swedia, Belanda, Norwegia, Denmark dan Belgia yang telah sepakat menggunakan minyak sawit berkelanjutan sepenuhnya (100%) pada 2015 mendatang.
Dalam siaran pers dari RSPO yang diterima InfoSAWIT, Senin (10/11), perkembangan ini dipengaruhi pula oleh adanya ketentuan pelabelan pada produk-produk makanan yang akan diberlakukan secara wajib pada akhir tahun 2014 di Eropa, yang menjadikan minyak sawit dan minyak nabati lainnya akan tertera secara jelas pada kemasan produk.
Kondisi demikian disambut baik Sekjen RSPO Darrel Webber, bahwa dengan meningkatkan kesadaran konsumen menggunakan minyak sawit berkelanjutan pada produk makanan dan perhatian terhadap isu-isu terkait produksi minyak sawit.
Secara otomatis bakal mendorong meningkatnya proses sertifikasi RSPO di perkebunan kelapa sawit. “Seperti contoh yang terjadi di Eropa saat ini direfleksikan pada perkembangan di pasar-pasar di luar Eropa lainnya,” kata Webber. (T2)










