INFO SAWIT, JAKARTA - Program B20 atau pencampuran 20 persen minyak kelapa sawit pada satu liter solar saat ini masih menjadi program andalan pemerintah untuk menekan penggunaan energi fosil.
Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan pun menginginkan program ini tetap terus berjalan. Bahkan, Luhut memperingatkan kepada Pertamina untuk patuh terhadap aturan ini. "Kemarin saya panggil Pertamina, eh kau jangan macam-macam. Saya bilang, sekali pemerintah mengeluarkan keppres, kamu harus menghormati itu keppres. Kalau enggak pilihannya dua, saya coret atau kau berhenti," kata Luhut di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis, seperti dilansir okezone.com.
Menurut Luhut, program ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya adalah pada golongan petani sawit. Untuk itu, program ini mutlak harus didukung oleh pemerintah dan BUMN. "Karena ini dampaknya besar, dan kita tidak manage selama ini. Contohnya, kita punya sekarang kartel dengan Malaysia, 90 persen produksi kita berdua. sekarang 4-5 juta ha dari total lahan 9 juta ha itu adalah milik petani," jelasnya.
Saat ini, banyak pihak yang mencoba untuk memanfaatkan program ini untuk keuntungan semata. Luhut pun menyebutnya sebagai petani berdasi. Namun, hal ini bukan berarti program B20 dapat terhenti. (T2)










