Kuala Lumpur – Merujuk informasi dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) perkiraan kapasitas produksi tahunan minyak sawit berkelanjutan bersertifikat RSPO saat ini mencapai 11,1 juta ton, atau sekitar 18% dari produksi total minyak sawit mentah (CPO) di pasar dunia.
Dimana produksi minyak sawit berkelanjutan (CSPO) itu berasal dari lahan seluas 2,53 juta hektar. Indonesia tercat menjadi negara dengan kontribusi terbesar dengan porsi produksi minyak sawit berkelanjutan mencapai 50% dari total produksi minyak sawit berkelanjutan.
Disusul Malaysia mencapai 41%, sementara dari Papua New Guinea sebanyak 5,6% dan 4,2% sisanya berasal dari Kepulauan Solomon, Brasil, Thailand, Kolombia, Kamboja dan Pantai Gading. (T2)










