KUALA LUMPUR - Ketua Felda Global Ventures Holdings (FGV), Tan Sri Mohd Isa Abdul Samad, mengatakan tidak adil untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan perusahaan lain yang perkebunan hanya menjadi salah satu bisnis inti mereka.
"Kami adalah murni sebuah perusahaan perkebunan. Kami bukan konglomerat yang memiliki bisnis diversifikasi lainnya," kata Mohd Isa kepada Bernama dan TV3 di sela-sela Forum Ekonomi Islam Dunia ke-10 di Dubai, baru-baru ini.
Mohd Isa menegaskan, hanya 30 persen dari pendapatan FGV berasal dari bisnis non-perkebunan dan ini adalah bisnis hilir. “Sisanya adalah dari perkebunan kami," tegasnya
Hal ini ia ungkapkan untuk menanggapi tuduhan oleh beberapa kalangan bahwa kinerja FGV jauh yang terburuk di antara semua perusahaan perkebunan di bursa saham. (T3)







