JAMBI - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Provinsi Jambi, mengungkapkan produksi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Jambi mengalami penurunan sekitar 20%.
Kata Ketua Apkasindo Jambi, Roy Asnawi, hal ini disebabkan minimnya curah hujan di daerah penghasil buah sawit menjadi penyebabnya. "Produksi menurun sekitar 20 persen karena cuaca kurang baik. Berbeda dengan karet yang tidak perlu banyak hujan," katanya Kamis (6/11/2014), seperti ditulis Tribun.
Menurut Apkasindo dari sekitar 589.380 hektare luas lahan sawit Jambi, baik milik petani plasma maupun swadaya, rata-rata produksi sawit 1,3 juta ton per tahun. (T3)










