SAMPIT - Staf Ahli Bidang Sumberdaya Manusia dan Hubungan Masyarakat Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, Kaspul Bahri, Sabtu (8/11/2014), berharap agar Perkebunan Besar Swasta (PBS) kelapa sawit di wilayah Kotim, diminta dapat menanam pohon yang sudah langka, seperti ulin dan meranti di sekeliling batas wilayah kebunnya.
“Sebab keberadaan kayu ulin dan meranti sudah sangat langka di daerah kita ini”, katanya, seperti ditulis Sampit Online.
Bahri menambahkan, apalagi kedua jenis kayu tersebut, merupakan ciri khas Kalimantan, sehingga wajar kalau diusahakan untuk melestarikannya. “Harapan kita, para investor perkebunan sawit dapat melakukan penanaman kayu tersebut, di sekitar wilayah kebunnya, sebagai bentuk kepedulian mereka dan sebagai upaya pelestarian”,terangnya. (T3)










