Berita Lintas
sawitbaik

Dianggap Mengganggu Warga Minta Pemkab Turun Tangan



Dianggap Mengganggu Warga Minta Pemkab Turun Tangan

INFO SAWIT, SENDAWAR  – Penumpukan buah kelapa sawit yang diduga dilakukan PT WJP dalam skala cukup besar di Kampung Banjarejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), meresahkan warga setempat. Selain beraroma bau busuk, tumpukan sawit juga mengganggu lalu lintas kendaraan.

Laporan yang diterima Koran Kaltim dari warga, mereka meminta Pemkab Kubar segera turun tangan, dan menindak perusahaan yang diduga sengaja membuang limbah sawit. Diduga juga, perusahaan itu tidak memiliki kelegalan perizinan tempat penumpukan.

“Buah sawit itu berasal dari kebun PT FAP di Kampung Tukul, Kecamatan Tering. Dibeli oleh PT WJP, pengangkutannya dinaikkan dari Kampung Jelmuq, kemudian ditumpuk dihalaman rumah salah satu warga di Kampung Banjarejo, yaitu didepan eks APMS disana,” kata warga setempat seperti tulis korankaltim.com.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Pos Kepolisian Tering, Aiptu Yan Rentau, mengakui belum mengetahui secara jelas jika ada penumpukan buah kelapa sawit oleh perusahaan di kawasan Kampung Banjarejo. “Kami di Pospol Tering belum pernah menerima laporan secara tertulis,” kata Yan Rentau, belum lama ini.

Yan menjelaskan, sebaiknya perusahaan yang beroperasi di tepi jalan raya harus melaporkan kepada pihak berwajib. Karena hal itu terkait dengan keamanan lalu lintas masyarakat di jalan raya. (T2)