INFO SAWIT, PENAJAM – Sekitar 23 perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha tambang batu bara, perkebunan sawit, dan perusahaan kayu terpaksa lakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya. Ratusan pekerja terpaksa diberhentikan, akibat kondisi perusahaan yang kian lesu.
Berdasarkan data dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), keputusan PHK terpaksa diambil perusahaan karena harus melakukan efisiensi atas tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan pemasukan. Bahkan, sektor Koperasi pun banyak gulung tikar sebagai imbas krisis ekonomi yang terjadi.
“Faktor utama yang menyebabkan kondisi ini karena turunnya harga jual. Baik untuk sektor batubara maupun sawit,” ujar Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawas Disosnaker PPU, Sorijan Sihombing seperti ditulis Klikpenajam.com.
Menurut Sorijan, sektor usaha yang saat ini masih bertahan dari kondisi saat ini hanya perusahaan kecil pada bidang kuliner dan jasa. Ditambah beberapa sektor jual beli. (T2)










