INFO SAWIT, SAMARINDA-Kalimantan Timur dengan segala keunggulan wilayah dan berbagai potensi alam yang tersedia sangat memungkinkan untuk dapat dikembangkan program Desa Mandiri Listrik.
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan bumi Benua Etam ini termasuk daerah tropis yang berada di kisaran garis katulistiwa yang berarti memiliki keuntungan karena matahari bisa bersinar terik hingga 12 jam. Selain air sungai dan terik matahari yang termask sumber energi terbarukan, terdapat juga sumber energi listrik yang ramah lingkungan bersumber dari limbah kelapa sawit atau POME (palm oil mill effluent/limbah cair minyak kelapa sawit).
“Pengembangan POME untuk energy listrik sudah ada dan kegiatannya dilakukan perusahaan yang bergerak dibidang industri perkebunan kelapa sawit. Listriknya sudah bisa dimanfaatkan menerangi masyarakat di sekitar perusahaan tersebut,” kata Awang seperti dikutip Kabar24.com.
Kendati demikian, potensi yang besar didukung dengan ketersediaan sumber daya alam dan keunggulan kewilayahan ini tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan serta kerjasama yang sinergis antar pihak. Awang meyakini potensi sumber daya alam dan keunggulan kewilayahan dapat dioptimalkan dan dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan namun tetap harus campur tangan pihak akademisi dan swasta serta masyarakat.(T2)










