INFO SAWIT, London- Olam International (“Olam”) telah mencatat sejarah baru, lantaran prusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Afrika itu telah mendapat pengakuan praktik berkelanjutan dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Tepatnya perkebunn kelapa sawit yang dikelola Olam bekerjasama dengan pemerintah Gabon semenjak 2011 silam, dengan nama usaha patungan Olam Palm Gabon (OPG) telah mengembangkan sekitar 6.700 ha dengan ketersediaan lahan hingga 20 ribu ha.
Dalam rilis yang diterima Info SAWIT, belum lama ini Olam telah mengelola perkebunan kelapa sawit di Gabon dengan menganut prinsip berkelanjutan, misalnya melindungi biodiversity, mereduksi emisi karbon dan melindungi ketersediaan air.
Dengan diperolehnya sertifikat RSPO oleh Olam, telah mendorong perkebunan dengan pengelolaan secara berkelanjutan yang dikelola Olam, sebanyak 30% dari seluruh lahan kelapa sawit Olam seluas 21 ribu ha telah menganut praktik berkelanjutan.
Merujuk informasi perusahaan, OPG juga telah mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Awala Utara di Mouila dimana OPG telah bersiap untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit seluas 31 ribu ha. Dari dua perkebunan kelapa sawit yang dikelola Olam Internasional itu diprediksi memiliki poduktivitas mencapai 5,2 ton per ha. “Itu adalah awalan yang baik dan langkah yang tepat bagi Olam dalam upaya menerapkan konsep People, Planet dan Profit,” tandas CEO RSPO, Darre Webber. (T2)







