Berita Lintas
sawitbaik

Kapasitas Industri Biodiesel 12 Juta Kl dengan 22 Produsen



Kapasitas Industri Biodiesel 12 Juta Kl dengan 22 Produsen

INFO SAWIT, JAKARTA – Upaya kebijakan untuk meningkatkan bauran minyak nabati sebesar 15% ke minyak solar  di tahun 2015 lalu, telah mendorong pertumbuhan investasi di sektor energi baru terbarukan utamanya industri biodisel.

Sebelumnya produsen biodiesel hanya berjumlah 17 perusahaan dengan total kapasitas terpasang mencapai 6 Juta Kiloliter pada 2015 lalu, setahun kemudian (2016) telah meningkat 100% menjadi 12 juta kiloliter dengan 22 produsen biodisel.

Tutur Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan menuturkan, sejumlah investor baru tertarik untuk berinvestasi pada pengembangan industri biodiesel. Contohnya, sepanjang Maret-Oktober 2016 ini saja, penambahan kapasitas terpasang mencapai 2 juta kiloliter.

“Ada beberapa pemain baru tapi ada juga beberapa pemain lama yang memang dari dulu sudah menjadi pemain di kelapa sawit. Sekarang ada total 22 perusahaan produsennya,” kata Paulus di Jakarta.

Dia mencontohkan investasi perusahaan yang sudah lama berkecimpung di dunia perkelapasawitan misalnya PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) yang ikut membangun pabrik biodiesel sejak tahun lalu dan mulai dioperasikan tahun ini.

Pertengahan tahun lalu, salah satu raksasa kelapa sawit domestik itu menyebut akan membangun dua pabrik di Kalimantan Selatan dan Jakarta yang masing-masing kapasitas produksinya mencapai 300.000 ton per tahun dengan investasi total mencapai US$ 200 juta.(T2)