Berita Lintas
sawitbaik

Rendemen Sawit Bisa 28%, Dengan Teknologi Genetika



Rendemen Sawit Bisa 28%, Dengan Teknologi Genetika

INFO SAWIT, MEDAN - Rendemen minyak sawit yang dihasilkan dari pengolahan pabrik kelapa sawit (PKS) persentasenya beragam. Jika di tahun lalu rata-rata masih di bawah 20%, namun ternyata dengan teknologi genetika rendemen ini memiliki potensi yang cukup besar hingga mencapai 28%.

Head of Seed Commercial Sampoerno Agro, Tony Teh dan Triono Sumatri dari PT Rolimex Kimia Nusamas di sela-sela Pameran Ekspo Sawit di Medan, keduanya mengaku, dengan menggunakan teknologi genetika rendemen bisa ditingkatkan. Namun, tentunya untuk mencapai hal tersebut tidak hanya sekadar bibitnya saja, tetapi juga harus didukung faktor lainnya.

"Sumber bibit faktor yang sangat penting, tetapi ada juga faktor pendukung lainnya seperti manajemen, kultur teknisnya, dan areal lahannya, itu juga sangat mendukung. Kalau semua berkombinasi dengan sangat ideal, kulturnya benar, lahan sudah jelas baik dengan sumber bibit yang jelas, seperti di Kali P Sriwijaya, itu potensinya mencapai 27 persen rendemen minyaknya," ujar Tony seperti tulis MedanBisnis.

Kemudian sebutnya, lahan area kelas lahannya juga penting, tentunya curah hujan juga penting. "Kalau misalnya curah hujan seperti tahun lalu, meski sumber bibit jelas, lahan jelas, kultur teknisnya jelas, karena curah hujannya sangat tidak mendukung, itu juga akan sangat memengaruhi kandungan minyak," tambahnya.

Karena sawit itu juga harus mendapatkan sumber makanan dan minuman yang cukup. Sehingga menghasilkan minyak yang potensi. "Jadi faktornya itu banyak, bukan hanya satu dua faktor saja. Yang paling dominan, lahan, curah hujan, makanan dan managemen kultur teknisnya. Jangan lupa cari bibit unggulan. Karena jika semua benar, tapi sumber bibitnya tidak jelas, sama juga, hasilnya nol,"ujarnya. (T2)