INFO SAWIT, JAKARTA - Dikatakan Vice President II Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Edi Suhardi, supaya ISPO bisa memiliki kredibilitas yang baik di mata dunia maka perlu ada beberapa perbaikan, semisal pemerintah sebagai pengusul kebijakan ISPO bisa mengajak LSM lingkungan yang memiliki reputasi dan wakil dari pasar untuk dilakukan kerjasama yang intens.
Lantas, mengedepankan transparansi yang bisa dalam berbentuk publik bisa ikut berpartisipasi dalam proses sertifikasi ISPO dan review standar, secara teknis bisa disebarkan lewat website secara online.
Guna meningkatkan akunatbilitas, catat Edi, dengan membangun komtitmen good governance dan mempercepat proses sertifikasi ISPO. Adanya dukungan dari Eropa dan pemerintah lainnya, bisa lewat badan sertifikasi standar dunia seperti ISEAL atau ASI. “Membuat respon positif dari pelaku sawit, memberikan insnetif bisa seperti pengecualian pajak, melakukan pertemuan G to G untuk membentuk kepercayaan pasar dan akses serta membuat pasar baru, melakukan networking dengan inisiatif pasar,” tandas Edi.(T2)







