INFO SAWIT, JAKARTA – Kendati hingga saat ini industri kelapa sawit nasional acap dituding negatif, misalnya sebagai biang kerusakan lingkungan dan kebakaran hutan serta lahan, faktanya tudingan itu tidak seluruhnya benar, terlebih faktanya kelapa sawit asal Indonesia tercatat telah banyak berkontribusi pada peningkatan perekonomian bangsa.
Setidaknya dituturkan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebuan (BPDP) Kelapa Sawit, Bayu Krisnamurthi, secara nyata perkebunan kelapa sawit nasional telah memiliki kontribusi tinggi dalam menggenjo perekonomian bangsa. Bayu mencatat ada 5 kotribusi sawit terhadap negara, pertama, secara nyata perkebunan kelapa sawit telah mengeluarkan keluarga petani dari kemiskinan, pernyataan ini bahkan diakui Bank Dunia lewat risetnya.
“Pendapatan rata-rata petani sawit 5 sampai 7 kali lebih tinggi dari pada pendapatan rata-rata per hektar usaha tani lain,” kata Bayu, dalam acara Kuliah Umum untuk Program Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit setara D1, di Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Bekasi, Jawa Barat, yang dihadiri Info SAWIT, belum lama ini.
Kedua, tutur Bayu, hampir tidak ada warga di sekitar perkebunan kelapa sawit kelaparan, sawit telah menghindari petani dan keluarganya dari kelaparan, padahal di dunia masih ada sekitar 700 juta orang yang masih kelaparan.
Ketiga, sawit telah memberikan kesempatan kepada anak petani untuk bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik. “Sawit telah memberikan kesempatan kepada anak petani untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, pendidikan anak yang lebih tinggi telah memutuskan ratai kesusahan,”tutur Bayu. (T2)







