INFO SAWIT, SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) dianggap dianggap cocok untuk pengembangan lahan perkebunan kelapa sawit. Hanya saja, dari lahan yang sudah dialokasikan untuk perkebunan kelapa sawit di Kaltim, ternyata yang termanfaatkan belum memenuhi 50%.
Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan, lahan kelapa sawit yang sudah dialokasikan per kabupaten kota untuk perkebunan dalam tata ruang sebesar 3,2 juta hektare. “Baru terpenuhi (dimanfaatkan, Red) 1,1 juta hektare lahan kelapa sawit di Kaltim,” ucapnya seperti utip Kaltim Post belum lama ini.
Dia mengatakan, belum termanfaatkannya lahan yang dialokasikan karena terkait masih minimnya investasi. Namun, lanjut dia, luas lahan 3,2 juta hektare tidak berarti semua bisa ditanami kelapa sawit. Harus ada daerah high conservation value (HCV) yang dilindungi. “Realisasi investasi dan percepatan penanaman pada izin yang telah diberikan, itu juga harus dilakukan,” ucapnya.
Menurutnya, lahan itu tidak menjadi masalah, yang terpenting produksi sawit yang dihasilkan bukan luas lahannya. Produksi bisa diperoleh dengan meningkatkan produktivitas per hektare. “Target lahan sawit kami hanya 2 juta hektare pada 2018,” ucapnya. (T2)









