INFO SAWIT, TELUK BAYUR – Sektor pertanian di Kabupaten Berau, khususnya di Kampung Labanan Jaya, saat ini masih terkendala tata ruang lahan yang belum terkelola dengan baik. Akibatnya, lokasi yang harusnya menjadi lahan pertanian bercampur perkebunan.
Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Timur, Mukalal mengatakan, banyak perkebunan kelapa sawit yang berdekatan dengan lahan persawahan. Salah satunya di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur.
Bahkan, kata dia, ada lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi lahan perkebunan kelapa sawit. “Kita butuh tata ruang yang lebih benar, harusnya lokasi untuk perkebunan dan pertanian terpisah. Keberadaan perkebunan di sekitar lahan pertanian menghambat perluasan lahan, padahal peningkatan pangan seperti padi, jagung, dan kedelai (Pajale) merupakan program prioritas pemerintah daerah juga,” ujarnya kepada media ini belum lama ini.
“Kami tidak melarang keberadaan perkebunan, hanya saja jangan terlalu berdekatan dengan lahan pertanian. Apalagi, penyerapan air untuk tanaman kelapa sawit sangat kuat, sehingga air yang harusnya digunakan untuk persawahan, terserap tanaman sawit,” sambung Mukalal.(T2)









