INFO SAWIT, JAKARTA – Cargill melakukan berbagai upaya untuk memerangi kekurangan gizi anak di Indonesia dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia tahun ini.
Sebuah studi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa malnutrisi kronis masih menjadi hal yang umum ditemukan pada anak-anak di Indonesia. Dalam daftar provinsi dengan jumlah anak-anak kekurangan gizi terbanyak, Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan, di mana perkebunan kelapa sawit Cargill beroperasi, masing-masing menduduki peringkat ke-13 dan 16, dari 34 provinsi.
Sejak bulan Oktober hingga Desember tahun ini, karyawan di perkebunan kelapa sawit Cargill secara sukarela akan membantu sekitar 2.000 anak-anak di Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat untuk memperoleh akses terhadap nutrisi yang lebih baik melalui beragam kegiatan seperti, pembagian paket makanan bergizi untuk sekitar 1.800 siswa TK, SD dan SMP, demo memasak makanan sehat oleh tim medis Hindoli bagi para siswa-siswi SD dan SMP.
Lantas mengadakan kegiatan seminar pendidikan mengenai gizi dan kebersihan pribadi bagi para karyawan, siswa dan guru, serta membangun perkebunan sayur bagi siswa SD dan SMP.
“Masyarakat pedesaan di Indonesia rentan terhadap kelaparan dan kekurangan gizi yang parah karena lokasi mereka yang terpencil. Program perkebunan sayur kami bertujuan untuk meningkatkan akses terhadap makanan yang terjangkau dan bergizi bagi mereka yang tinggal dan bekerja di wilayah pedesaan,” ujar dokter di perkebunan kelapa sawit Hindoli, Merryah Duani dalam rilis yang diterima Info SAWIT. (T2)







