MINDANAO – Lima perusahaan Malaysia sedang mempelajari Daerah Otonomi untuk Muslim Mindanao (Autonomous Region for Muslim Midanao/ARMM) di mana mereka dapat menuangkan investasi untuk perkebunan kelapa sawit.
Senior Manajer Perdagangan Malaysia, Har Man Ahmad, dalam pernyataannya yang dikutip oleh Sun Star, belum lama ini, menyatakan bahwa setiap perusahaan masing-masing akan membutuhkan setidaknya 5.000 hektar untuk perkebunan kelapa sawit jika rencana investasi ini dilakukan.
Ahmad menambahkan, bahwa jika diestimasi, tiap-tiap perusahaan yang akan membuka lahan perkebunan per 5000 hektar akan mampu menyerap tenaga kerja hingga 2000-3000 lapangan pekerjaan sebagai investasi tehaga kerja intensif. (T4)










