INFO SAWIT, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran kesal dengan ulah beberapa perusahaan besar swasta (PBS) kelapa sawit. Pasalnya, ada beberapa perusahaan yang diduga membeli dan menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dari Kalimantan Selatan. Dia menekan pengusaha agar membeli BBM di Kalteng.
”Kalau beli BBM-nya di Kalsel, ya pindah saja ke sana. Izin usaha perusahaannya silakan dibuat di Banjarmasin. Jangan beroperasi di Kalteng kalau tidak mau berkontribusi bagi daerah,” kata Sugianto saat Rapat Evaluasi Kesepakatan antara Gubernur Kalteng dengan Pengusaha, belum lama ini.
Menurut Sugianto, apabila PBS membeli BBM di luar Kalteng, tidak akan menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kalteng. Dirinya mengaku miris dengan hal itu. Beberapa waktu lalu Sugianto mengaku sempat menemukan angkutan perusahaan yang membawa BBM dari luar provinsi.
Sugianto menuturkan, di Kalteng sudah ada 14 penyalur BBM yang sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan BBM di setiap perusahaan. Karena itu, tidak ada alasan membeli BBM dari luar provinsi.
”Kalau mereka (penyalur BBM, Red) tidak mampu memenuhi permintaan “orang kebun”, saya akan menegur mereka. Kalau tidak mampu, ya sudah, jangan jadi penyalur. Karena hal tersebut malah akan membuat kesulitan. Saya harapkan, keberadaan penyalur membantu menaikan PAD,” tegasnya kuitp prokal.co. (T2)










