Berita Lintas
sawitbaik

Istilah “Uang Asam” Bentuk Pungli di Pabrik Sawit!!



Istilah “Uang Asam” Bentuk Pungli di Pabrik Sawit!!

INFO SAWIT, JAKARTA – Setelah kejadian Operasi Tangkap tangan (OTT) kegiatan pungli dilingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), beberapa waktu lalu, mendorong pemberantasan pungli kian masif, apalagi upaya pemberantasan pungli ini langsung dikomandoi oleh Presiden Joko Widodo.

Hampir seluruh sektor palayanan umum ditengarai terdapat kegiatan pungli, dan ternyata tidak terkecuali di perkebunan kelapa sawit, tepatnya di pabrik kelapa sawit berkokasi di Riau. Dikatakan salah satu pembaca Info SAWIT, Baringin Sinaga, kegiatan pungli ini telah lama berjalan.

Bahkan kegiatan pungli ini telah memberikan beban tambahan bagi petani kelapa sawit. Utamanya di pabrik kelapa sawit yang berlokasi di sekitar Rokan Hulu, Riau, setiap pengiriman sawit di pabrik bakal dikenakan uang tambahan sekitar Rp 70 ribu per truk, oleh tukang bongkar buah sawit diistilahkan dengan “uang asam”, padahal pihak pabrik telah menerapkan pemotongan biaya sekitar Rp 80 ribu per truk.

Kejadian ini ternyata sudah lama berlangsung sekitar 4 tahu lebih dan belum ada upaya untuk mengatasi kegiata pungli ini. Baringin Sinaga, berharap dengan adanya upaya Presiden Joko Widodo membarantas pungli, juga bisa menyasar di pabrik kelapa sawit. “Kita tidak bisa menolak pungli itu,” tutur Baringin dalam pesan pendek.

Bagaimana di daerah lain apakah mengalami hal serupa? Jika ada bisa disampaikan ke Info SAWIT, berantas pungli !!! (T2)