BEIJING – Presiden RI Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi dalam pertemuannya dengan orang nomer satu negeri Paman Sam Barack Obama di Beijing, Cina, meminta akses pasar produk kelapa sawit (CPO).
Dalam siaran pers yang diterima VIVAnews dari Kementerian Luar Negeri, Selasa (11/11/2014), Jokowi meminta akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Indonesia. Salah satunya, produk kelapa sawit (CPO).
Hal itu, lantaran kelapa sawit merupakan produk yang menyangkut kesejahteraan rakyat pedesaan Indonesia. Menurut pejabat tinggi di Kementerian Perdagangan menyebut, industri kelapa sawit sangat strategis di Indonesia. Hampir 20 juta tenaga kerja, baik langsung dan tidak langsung diserap oleh sektor ini.
Saat ini CPO memberikan kontribusi besar kepada pendapatan devisa yaitu sebesar US$19,1 miliar pada 2013, sehingga memegang peranan penting dalam pengentasan kemiskinan. Namun, sayangnya begitu banyak kampanye hitam yang menyebut produk kelapa sawit Indonesia tidak ramah lingkungan. (T3)










