Berita Lintas
sawitbaik

Biolate Dari Pelepah Sawit



Biolate Dari Pelepah Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA– Nada Mawarda, mahasiswa dari Jurusan Teknologi Industri Pertanian dan Keteknikan Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, telah berhasil melakukan penelitian produk Biolate atau bioetanol dari limbah kelapa sawit.

Hasil penemuan Nada Mawarda itu bukan didapat dengan mudah, terlebih sebelumnya tahun 2014 lalu sempat mendapat masukan dari Dosennya yang bukannya mendorong untuk terus melakukan penelitian, justru memunculkan keraguan.

Namun demikian masukan sang dosen itu dianggap Nada sebagai  lecutan. Sejumlah seminar tentang bioetanol yang ia ikuti di kampus menebalkan cita-citanya untuk memastikan penilaian dosen tadi keliru. Seiring berjalan waktu Nada dan timnya yang terdiri dari Wisnu Aninditya dan Ameiga Putri berhasil menghasilkan produk BIOLATE, Bioethanol of Palm Oil Waste.

Kadar kemurnian bioetanol mereka 94 persen, kurang 5 persen lagi untuk menjadi bahan bakar. Di Pertamina Science Fun Fair 2016, Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, belum lama ini, BIOLATE satu dari sekian yang membuka stan dan memamerkan produk inovasinya.

Silih berganti pengunjung datang bertanya soal inovasi bioetanol. VP Corporate Communication PT Pertamina Wianda Pusponegoro; Direktur Sistem Inovasi Kementerian Ristek dan Dikti, Ophirtus Sumule; dan Direktur Gas, Energi Baru dan Terbarukan PT Pertamina Yenni Andayani, sekian orang yang meninjau stan BIOLATE.

Sejak mahasiswa baru, Nada dan mahasiswa di fakultasnya tertantang oleh kebijakan kampus. Mahasiswa, baik individu atau kelompok, yang berprestasi di event Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, Olimpiade Sains Nasional Pertamina, dan ajang internasional, bebas tak ajukan skripsi.

"Bisa dibilang senior sebelum kami sudah banyak berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Kami ditantang sudah sejak mahasiswa baru untuk berinovasi," kata Nada kutip tribunnews.com.

Nada, Ameiga dan Wisnu, meski bukan menjadi juara pertama di Olimpiade Sains Nasional Pertamina 2015, BIOLATE sangat ekonomis untuk dikembangkan dalam skala industri lebih besar.Kini, proyek BIOLATE masuk inkubasi PT Pertamina. Ada kelompok mahasiswa lain mendapat pendampingan Pertamina, mereka dari kampus di Yogyakarta dan Jawa Tengah.(T2)