INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – Harga Palm Stearin tercatat terus meningkat sepanjang dua tahun terakhir akibat pasokan yang menipis, lantaran banyak pabrik oleokimia –yang mengunakan bahan baku untuk sabun - menghadapi pengetatan margin dan melambatnya permintaan.
Merujuk analisa yan dilakukan Thomson Reuteres, harga refined, bleached and deodorized (RBD) palm stearin tercatat melonjak hampir 40% untuk tahun ini, dimana stearin adalah produk samping dari produksi minyak goreng. Padahal biasaya harga RBD Palm Stearin tidak lebih tinggi dari harga CPO, tapi sampai akhir Agustus 2016 lalu harga RBD Palm Stearin lebih tinggi US$ 87 (RM 359,20) per ton dibanding harga CPO, kondisi ini tertinggi semenjak 2011 lalu, dimana RBD Palm Stearin untuk saat ini diperdagangkan pada kisaran US$ 700 per ton.
Bandingkan dengan harga CPO yang berkisar RM 2.587 per ton. Para produsen oleokimia mengungkapkan, tidak mudah harga bisa melampaui harga CPO disaat industri sedang mengalami pengetatan. Palm stearin banyak di gunakan industri di Malaysia untuk bahan baku mie, bahan dasar sabun, untuk diproduksi dan diolah menjadi produk dengan merek masing-masing. “Permintaan lebih stabil, permintaan bisa dilakukan secara mulut ke mulut,” tutur produsen oleokimia Malaysia. (T2)









