AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, berharap adanya pembukaan pabrik pengolahan sawit baru. Hal ini guna menampung buah segar kelapa sawit masyarakat setempat yang harus menjual ke luar daerah lantaran kurangnya PKS.
Menurut Kepala Dinas Kehutanan, dan Perkebunan Kabupaten Agam, Yulnasri, saat ini di Agam sedikitnya terdapat tiga pabrik pengelohan sawit yaitu, PT Mutiara Agam, Pelalu Raya, dan AMP. Jumlah tersebut masih kurang sehingga petani terpaksa menjual sawit keluar daerah dengan harga yang relatif murah.
“Pabrik tersebut diharapkan sudah beroperasi tahun 2015 mendatang. Keberadaaan pabrik tersebut diperkirakan bisa menampung seluruh hasil perkebunan sawit dari masyarakat. Dengan demikian pendapatan mereka jauh lebih baik dari sekarang,” ungkapnya, seperti ditulis Haluan, Selasa (11/11/2014).
Saat ini terang Yulnasir, pembukaan pabrik baru masih dalam proses. Pembebasan tanah oleh pihak pemodal sedang dilakukan. (T3)










