Berita Lintas
sawitbaik

Realisasi 2 juta Sapi untuk Integrasi Sawit-Sapi Butuh Waktu



Realisasi 2 juta Sapi untuk Integrasi Sawit-Sapi Butuh Waktu

INFO SAWIT, SAMARINDA – Beragam strategi dilakukan Dinas Peternakan Kaltim untuk mengejar target 2 juta ekor sapi pada 2018 mendatang. Mulai dari pengembangan sapi di lahan eks tambang hingga pengembangan di lahan sawit menjadi program percepatan. Namun kalangan pengusaha menilai, target tersebut sulit terealisasi, jika melihat progresnya hingga saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim Bidang Agribisnis Pangan dan Peternakan, Lani Tanujaya. Dia mengatakan, program 2 juta ekor sapi sangat bagus bagi Benua Etam, namun perlu waktu panjang untuk mewujudkannya.

“Sekarang, di Kaltim sudah ada 244.094 ekor sapi. Perkembangan yang bagus untuk swasembada daging. Namun, jika untuk target 2 juta ekor sapi, jumlah yang ada sekarang jauh dari cukup,” ujarnya seperti ditulis Kaltim Post, belum lama ini.

Sementara itu, Dinas Peternakan Kaltim mencatat, hingga Juni lalu, membenarkan data jumlah sapi di Kaltim yang mencapai 244.094 ekor itu. Rinciannya, 21.722 ekor sapi bibit, dan 222.372 ekor sapi non bibit. Sapi indukan impor di Kaltim tersedia 1.926 ekor, dikembangkan di Paser dan PPU. Jumlah itu sudah berkembang dengan melahirkan 1.209 ekor anakan sapi impor.

Menurut Lani, memang sangat sulit mencapai jumlah 2 juta ekor. Termasuk dengan didampingi produksi kebun sawit, yang saat ini tersedia sekitar 1 juta hektare lahan produktif. Luas lahan itu, menurutnya belum cukup luas untuk menampung hingga 2 juta ekor sapi, bahkan sampai beberapa tahun ke depan. “Kalau lahan eks tambang, beberapa daerah sudah menggunakannya untuk peternakan sapi. Namun dari yang kami lihat, progresnya juga belum masif,” ujarnya. (T2)