INFO SAWIT, BENGKULU – Karena harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang dibeli pabrik di sekitar Bengkulu mencapai Rp 1.600/kg, hal ini telah memicu terjadinya pencurian TBS.
Petani sawit asal wilayah Kecamatan Penarik, Mukomuko, Sardiman mengatakan, jika harga TBS tinggi, banyak pencuri beraksi. Pencuri itu tidak hanya mengambil buah dari batang, tetapi mengambil TBS yang sudah dipanen pemilik kebun. “TBS milik saya pernah diembat maling. Begitu juga dengan sejumlah petani lainnya dan masih terjadi hingga kini,” katanya seperti dikutip dari Bengkuluexpress.com.
Sardiman mencontohkan, tumpukan TBS yang siap dijual sekitar 500 kg. namun oleh oknum pencuri, TBS hanya ditinggalkan sekitar 3 hingga 4 tandan saja. Selebihnya mereka bawa.
Ia bersama warga sudah berulang-ulang melakukan pengintaian untuk mengetahui siapa pelaku itu, tetapi belum membuahkan hasil. Mereka menduga, para pencuri sudah mahir dalam menjalankan aksinya. “Salah satu penyebab munculnya pencurian itu adalah akibat masih banyak pengangguran dan sulitnya untuk mencari pekerjaan,” tandas Sardiman. (T2)










