INFO SAWIT, JAKARTA - Pergerakan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melemah pada awal perdagangan pada Jumat (18/11/2016) lalu, menyusul prediksi kenaikan ekspor minyak sawit dari Indonesia. Kontrak berjangka CPO untuk Februari 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, dibuka turun 0,70% atau 20 poin di posisi RM 2.856 per ton.
Pergerakannya harga tercatat terus melemah 0,90% atau 26 poin ke level RM 2.850 per ton. Sementara pada perdagangan Kamis (17/11/2016), harga CPO mampu berakhir menguat 0,74% atau 21 poin ke posisi 2.876 ringgit per ton seiring dampak pelemahan mata uang ringgit yang mendorong permintaan untuk minyak sawit Malaysia.
Sementara itu, nilai tukar ringgit Malaysia pagi ini melemah 0,38% ke 4,4113 per dolar AS, melanjutkan pelemahan pada sesi perdagangan sebelumnya. Seperti dilansir Bloomberg yan dikutip Bisnis.com, ekspor minyak sawit dari Indonesia diperkirakan naik ke level tertinggi sejak Februari di saat pembeli dari India hingga China meningkatkan pembeliannya untuk menambah jumlah persediaan. (T2)










