INFO SAWIT, JAKARTA – Tercatat penguatan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berlanjut pada awal perdagangan pada Selasa (22/11/2016) kemarin. Lantas, Kontrak berjangka CPO untuk Februari 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, sebelumnya dibuka stagnan di posisi RM 2.919 per ton.
Harga sempat menguat di bursa komoditas, dengan penguatan mencapai 0,72% atau 21 poin ke level RM 2.940 per ton pada siang hari. Sementara pada perdagangan hari Senin lalu, harga CPO berakhir melesat 1,74% atau 50 poin ke posisi RM 2.919 per ton seiring dampak pelemahan mata uang ringgit yang mendorong permintaan untuk minyak sawit Malaysia.
Sementara itu, nilai tukar ringgit Malaysia pagi ini berbalik menguat meski tipis sebesar 0,02% ke 4,4190 per dolar AS pada pukul 10.09 WIB, setelah sempat melanjutkan pelemahan dari sesi perdagangan sebelumnya.
Di sisi lain, menurut laman resmi Departemen Meteorologi Malaysia, adanya iklim dengan curah hujan tinggi yang diprediksi melanda wilayah Sabah dan Sarawak hingga berpotensi memicu banjir bandang, bakal bedampak menghambat panen dan transportasi buah sawit.(T2)







