INFO SAWIT, JAKARTA - Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GPKI) Fadhil Hasan optimistis harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) tahun depan akan lebih baik dibandingkan tahun ini. Sejumlah faktor mendorong peningkatan harga CPO ini, salah satunya program mandatory biodiesel yang akan dilaksanakan pemerintah Indonesia sebesar 20% (B20) dan Malaysia (B10)."Secara umum, proyeksi harga tahun depan lebih baik dibandingkan tahun ini," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Fadhil menyampaikan hal ini menjelang penyelenggaraan 12th IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) and 2017 Price Outlook, pada 23-25 November 2016, di Nusa Dua Bali. IPOC merupakan konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh GAPKI dan merupakan konferensi minyak sawit terbesar di dunia.
Menurut Fadhil, berdasarkan analisis supply and demand, tren harga CPO tahun depan akan membaik pada semester pertama. Kemudian, harga tersebut akan turun pada semester kedua.
Meski demikian, overall sepanjang 2017 harga CPO akan lebih tinggi. "Pemerintah Indonesia akan mengenakan program B20 untuk non PSO. Jadi konsumsi dalam negeri akan meningkat. Sementara itu, Malaysia akan menerapkan B10," kata Fadhil, kutip sindonews.com.(T2)










