INFO SAWIT, NUSA DUA - Minyak makanan berbahan baku minyak sawit, jadi andalan bagi ketersediaan minyak makanan yang sehat dan aman dikonsumsi manusia. Pasalnya, melalui proses fraksinasi, maka minyak sawit tidak mengandung tran fat, yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Seperti produk minyak goreng yang berasal dari minyak sawit, sangat sehat untuk dikonsumsi.
Keberadaan makanan yang diolah melalui minyak goreng, sudah tak asing lagi digunakan untuk kebutuhan konsumsi setiap harinya. Berbagai tudingan yang menyatakan adanya penyakit berbahaya bila mengonsumsi minyak sawit, hanya sebuah isap jempol belaka. Faktanya, menurut Profesor Institut Pertanian Bogor yang juga sebagai Kepala Sekretariat Seafast, menyatakan perlunya mengonsumsi olahan makanan dari minyak goreng sawit, lantaran tidak mengandung asam lemak jenuh (trans fats) yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Menurut Prof. Dr. Puspo Edi Giriwono, IPB, untuk menjelaskan minyak sawit membantu meningkatkan kesehatan manusia. Harus didukung dengan hasil penelitian yang mumpuni dijelaskan kepada masyarakat luas.”Tentu saja keberadaan minyak sawit sebagai bahan minyak makanan yang menyehatkan, terutama stabilnya rantai karbon minyak sawit yang sangat stabil untuk dikonsumsi. Seperti keberadaan minyak goreng bila dipanaskan hingga melebihi 180 derajat, tidak mengalami kerusakan rantai karbonnya”, kata Puspo kepada Info SAWIT, Kamis (24/11) di Bali. (T1)







