JAKARTA – Tahun 2015 mendatang PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) akan membangun pabrik pengolahan minyak sawit mentah (CPO). Dengan biaya pembangunan pabrik diperkirakan mencapai US$ 10 juta, atau sekitar Rp 120 miliar.
Direktur dan Sekretaris TOBA, Pandu Sjahrir mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan biaya tersebut, perseroan masih memiliki plafon pinjaman dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
"Pinjaman tersebut didapatkan perseroan pada pertengahan tahun ini," kata Pandu di Jakarta, Rabu (12/11/2014), seperti ditulis Investor Daily.
Lanjutnya Pandu menjelaskan, mulai tahun depan, perseroan bakal lebih fokus meningkatkan kinerja anak usahanya di sektor perkebunan sawit, yaitu PT Perkebunan Kaltim Utama (PKU). Namun, anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk ekspansi di sektor perkebunan sawit tersebut belum bisa dipublikasikan. (T3)










