Berita Lintas
sawitbaik

Produktivitas Rendah, Pemberdayaan Sawit Swadaya Kurang



Produktivitas Rendah, Pemberdayaan Sawit Swadaya Kurang

INFO SAWIT, JAKARTA- Sebanyak 44% dari keseluruhan lahan yang digunakan untuk budidaya kelapa sawit di Indonesia berasal dari petani atau seluas 4,4 juta ha, dari jumlah itu sekitar 65% adalah milik petani swadaya atau sebanyak 2,5 Juta ha.

Namun, dari keseluruhan produksi minyak sawit di Indonesia. Pekebun swadaya hanya menyumbang sebanyak 27-38%. Menurut Joko Arif, Managing Director Institut Penelitian Inovasi Bumi (INOBU), produktivitas pekebun kelapa sawit di Indonesia sangat rendah.“Rata-rata di bawah pekebun plasma atu pekebun yang bekerjasama dengan perusahaan perkebunan. Karena itu,kami melakukan studi ini sebagai jembatan penghubung antara pekebun swadaya sawit dengan para pemangku kepentingan bersangkutan,” jelas Joko seperti dilansir SWA Online di Jakarta belum lama ini.

Dalam laporan penelitian yang berjudul “Seluk Beluk Pekebun Kelapa Sawit Dan Tantangan Budi Daya Sawit Secara Swadaya” Joko dan tim peneliti menjelaskan bahwa pekebun swadaya nyaris tanpa dukungan dari pemerintah maupun perusahaan perkebunan.

Akses terhadap pendanaan, input pertanian dan pelatihan sangat berpengaruh pada cara pekebun swadaya membudidayakan kelapa sawit. Selain itu, kepemilikan sertifikat tanah dan kedekatan secara geografis dengan bank sangat menentukan kemampuan pekebun mendapat akses pinjaman di bank.

Penelitian tersebut mengambil lokasi di dua kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan Kalimantan Tengah sejak tahun 2014 hingga akhir 2015. Sebanyak 1.229 pekebun disurvey. Berdasarkan hasil penelitian tersebut. INOBU merekomendasikan beberapa solusi, seperti memformalkan keterlibatan pengepul dalam rantai pasok kelapa sawit. Kedua, mendukung pembentukan kelompok tani dan koperasi usaha tani. Ketiga, memetakan lahan pekebun swadaya dan menyediakan pembinaan.(T2)