INFO SAWIT, KOTA BARU – Guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) perusahaan asal Malaysia, Minamas Plantation mendirikan Desa Mandiri Cegah Api. Cara ini menjadi salah satu upaya mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan di perkebunan kelapa sawit.
Program ini tercatat akan dilakukan di Desa Sejakah, yang merupakan salah satu desa yang masuk program Minamas bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam hal menangani Karhutla. Di Pulaulaut Timur, selain Desa Sejakah, juga ada Desa Bekambit yang masuk program Desa Cegah Mandiri.
Tidak hanya itu, tercatat ada lima desa lain di wilayah Pamukan Utara juga masukdalam program tersebut. Kelima desa tersebut ialah, Desa Bepara, DesaHarapanbaru, DesaBinturung, DesaLintangjaya dan DesaWomorejo. Total ada tujuh desa yang masuk program yang dilaksanakan selama 6 bulan lamanya.
Ketujuh desa tersebut berada di sekitar areal PT Langggeng Muara Makmur (PT LMR), PT Laguna Mandiri (PT LMI) dan PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) berlokasi di Kabupaten Kotabaru dan merupakan anak perusahaan dari Minamas Plantation. "Kami berharap program kerjasama ini akan memberikan solusi jangka panjang kepada seluruh pemangku kepentingan dengan memberikan solusi yang berkelanjutan terhadap penanganan isu asap," ujar Presiden Direktur Minamas Plantation, Haryanto Tedjawidjaja seperti tulis Tribunbanjarmasin.com.
Menurut Haryanto, menjadi kunci utama kesuksesan program kerja sama pencegahan kebakaran, dilaksanakan dengan cara pendekatan dan penerapan melalui pemberdayaan masyarakat.
Sementara tutur Wakil Bupati Kotabaru, Burhanudin, langkah yang dilakukan Minamas Plantation semestinya bisa menjadi contoh bagi perusahaan perkebunan di wilayah Kotabaru, dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Minamas yang telah membangun Desa Mandiri Cegah Api,” ucap Burhanudin di acara Implementasi Program Pencegahan Kebakaran Berbasis Desa mengambil tempat kantor Kepala Desa Sejakah, Pulaulaut Timur, Kotabaru, belum lama ini.(T2)










