INFO SAWIT, JAKARTA – Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) Derom Bangun menyampaikan, dengan meningkatnya harga minyak dunia, maka gap antara harga CPO untuk biodiesel dan minyak mentah kian menipis sehingga serapan CPO untuk bahan bakar nabati diprediksi berpotensi meningkat.
“Kalau benar harga minyak mentah naik, tidak hanya biodiesel Indonesia terpengaruh. Di Eropa, mereka menggunakan minyak rapeseed untuk biodieselnya. Kalau selisih harga dengan CPO sedikit, mereka akan serap lebih banyak rapeseed untuk biodiesel. Kebutuhan biodieselnya di sana sampai 6 juta kiloliter per tahun,” ujar Derom, belum lama ini seperti dikutip dari Bisnis.com.
Lebih lanjut, tutur Derom, dengan meningkatnya penyerapan rapeseed untuk biodiesel, pasokan minyak nabati untuk ke industri makanan dan minuman di Benua Biru itu bakal semakin sedikit. Nah, bila kondisinya demikian, Eropa akan menyubstitusi kebutuhan minyak nabatinya dengan minyak sawit (CPO). “Nanti mereka bisa memasukkan [mengimpor] lebih banyak CPO. Biasanya mekanismenya seperti itu,” ujar Derom. (T2)







