Berita Lintas
sawitbaik

SPKS dan Pemkab Sintang Sepakat Tingkatkan Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan



SPKS dan Pemkab Sintang Sepakat Tingkatkan Produksi Minyak Sawit Berkelanjutan

INFO SAWIT, SINTANG – Merujuk informasi dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013, pemanfaatan lahan untuk perkebunan kelapasawit di Kabupaten Sintang mencapai 62.663 hektare dengan total produksi rata-rata sebesar 62.663 ton.

Luasnya pengunaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, juga diikut idengan peningkatan perkebunan kelapa sawit swadaya. Pada tahun 2010 lalu luas perkebunan kelapa sawit swadaya di Kabupaten Sintang telah mencapai 32 ribu hektare. Hal ini menunjukkan besarnya potensi dan keinginan masyarakat dalam memilih perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu sektor untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.

Sayangnya,produksi dan produktivitas sawit milik petani masih belum mampu berkompetisi dengan pelaku usaha perkebunan lainnya, seperti Perusahaan Perkebunan, apalagi ketika berkaitan dengan tuntutan bagi petani yang harus tersertifikasi Indonesian Sustainability Palm Oil (ISPO) dan Roundtable Sustainability Palm Oil (RSPO).

Merujuk rilis yang diterima Info SAWIT, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS)bermaksud mendukung implementasikan visi pembangunan Kabupaten Sintang, terutamanya untuk komoditas unggulan perkebunan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan.

Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Sintang bersama SPKS telah sepakat membangun platform bersama, dengan tujuan,mendukung danmem percepat pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Kabupaten Sintang.Selain itu melakukan kerjasama yang terkoordinasi dan mensinergikan sumber daya antara Pemerintah Kabupaten Sintang dan SPKS dalam rangka melakuka n berbagai aktivitas sebagai upaya meningkatkan produksi kelapasawit yang berkelanjutan di level petani kelapasawit.

Platform bersama ini akan dimulai dengan membuatbasis data petanimandiri di KabupatenSintang, dilanjutkan dengan meningkatkan produktivitas petani mandiri di kabupaten tersebut. "Lalu mengembangkan praktek terbaik pembangunan berkelanjutan. Kesepakatan ini pula bakal dilakukan lewat pengembangan Multi Stakeholder Forum untuk pembangunan berkelanjutan di KabupatenSintang," tandas Ketua SPKS, Mansuetus Darto.(T2)