Berita Lintas
sawitbaik

Laba Golden Agri Merosot



Laba Golden Agri Merosot

SINGAPURA - Golden Agri-Resources, pelaku bisnis perkebunan kelapa sawit terbesar kedua di dunia dari segi luasan lahan, melaporkan pendapatan terburuknya selama 11 tahun terakhir pada hari Rabu, terpuruk oleh anjloknya harga minyak sawit dan “tantangan” bisnis minyak nabati di Cina.

Golden Agri menyatakan keuntungan bersih yang didapat perusahaan selama tiga bulan terakhir  yang berakhir pada 30 September 2014 merosot 86 persen ke US$4,4 juta meski pendapatan perusahaan naik 17 persen yakni menjadi US$1,8 miliar.

Merujuk dari Today Online, Rabu (12/11/2014) perusahaan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa swit ini melaporkan EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) yakni US$ 110 juta, turun 4 persen di tahun ini.

Golden Agri menyatakan bisnis minyak nabati di Cina masih menjadi tantangan, walaupun sector kedelai telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir oleh pulihnya margin pemrosesan. (T4)