KUALA LUMPUR – Penjualan berjangka minyak sawit ditutup dengan harga yang rendah pada hari Rabu, setelah menguat pada seminggu terakhir hingga Rabu pagi, hal ini disebabkan adanya beberapa koreksi teknis yang menekan harga komoditas tropis ini.
Seorang perantara pedagang komoditas di Kuala Lumpur menyatakan, “Terdapat kelemahan teknis dan koreksi jangka rendah setelah naiknya harga selama dua hari terakhir,” ungkapnya pada Reuters, Kamis (13/11/2014).
Patokan harga pada bulan Januari di Bursa Saham Produk Turunan Malaysia menurun 0.2 persen ke RM 2,260 (US$679) per ton dalam penutupan kemarin. Harga minyak sawit menyentuh angka tertinggi sejak 5 November di RM 2,286 pada harga komoditas sebelum terjadi kemerosotan. Sementara total volume perdagangan mencapai 41,671 lot tiap 25 ton, jauh diatas rata-rata yakni 35.000 lot. (T4)










