Berita Lintas
sawitbaik

3 Bupati Berkomentar Setelah Terapkan SIPKEBUN



3 Bupati Berkomentar Setelah Terapkan SIPKEBUN

INFO SAWIT, JAKARTA – Sistem Informasi dan Pemantauan Kinerja Perkebunan Berkelanjutan atau dikenal dengan SIPKEBUN, ditengarai bakal menjadi salah satu solusi positif bagi upaya tata kelola petani swadaya.

Petani swadaya pun terdata dengan baik, jika langkah ini sudah dilakukan maka pemerintah daerag atau pusat, bakal mudah dalam menentukan kebijakan untuk pengembangan perkebunan kelapa sawit yang dikelola petani swadaya.

Dari sekian pemerintah daerah yang memiliki wilayah perkebunan kelapa sawit, Di Kalimantan Tengah, ada 3 kabupetan yang sudah menuju tata kelola petani swadaya yang lebih baik, berikut komentar dari 3 para kepala daerah yang telah menerapkan SIPKBUN.

Menurut Bupati Seruyan, Sudarsono, SIPKEBUN dapat menjadi pemantau sekaligus membangun berbagai kerjasama yang saling mendukung antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Kerjasama bisa dilakukan secara sistimatis untuk melakukan percepatan akan penyelesaian masalah perkebunan yang banyak didahapi daerah selama ini.

Sudarsono menjelaskan, SIPKEBUN pada awalnya menyimpan dan menampilkan data petani swadaya kelapa sawit yang berada di Kabupaten Seruyan, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Gunung Mas, termasuk lokasi dan wilayah perkebunan, tingkat produksi dan kondisi sosial serta ekonomi masyarakat.

Lantas, Menurut Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto, petani adalah salah satu pemain kunci dalam mata rantai pasokan minyak sawit.

Melalui proses pendataan SIPKEBUN, maka pemetaan keberadaan perkebunan khususnya kelapa sawit jadi jelas keberadaannya. “Melalui proses pemetaan ini, maka akan membantu petani kecil dalam proses budidaya yang dilakukannya. Selain itu, Pemerintah Daerah akan turut membantu petani kecil untuk memperkuat legalitas lahan yang digunakan,” ujar Bupati Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto menjelaskan.

Terakhir tutur Bupati Arton S. Dohong, adanya kesepakatan penerapan SIPKBUN, menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Pusat maupun Provinsi pada upaya Kabupaten Gunung Mas untuk melangkah membangun perkebunan yang berkelanjutan seperti perkebunan kelapa sawit.

“Kerjasama ini memacu kami selaku pemerintah daerah, untuk makin bekerja keras membangun perkebunan berkelanjutan di Kabupaten Gunung Mas, baik pembangunan perkebunan yang dikelola perusahaan maupun petani kecil guna menerapkan praktek budidaya berkelanjutan,” kata Bupati Gunung Mas, Arton S. Dohon kepada Info SAWIT, belum lama ini. (T1)