INFO SAWIT, JAKARTA - Kontrak berjangka CPO untuk Februari 2017, kontrak teraktif di Bursa Malaysia, pada Jumat llau dibuka dengan kenaikan 0,32% atau 10 poin di posisi RM 3.135 per ton. Pergerakannya kemudian melesat 1,66% atau 52 poin ke level RM 3.177 per ton.
Sebelumnya pada perdagangan Rabu (14/12), harga CPO ditutup menguat 0,87% atau 27 poin ke RM 3.125 per ton seiring melemahnya kinerja ringgit serta menurunnya produksi sawit Malaysia.
“Minyak sawit didorong oleh pelemahan ringgit serta produksi di Malaysia pada November yang lebih kecil dari perkiraan. Data [sawit] jelas bullish. [Laporan] produksi mengejutkan,” ujar Gnanasekar Thiagarajan, head of trading and hedging strategies Kaleesuwari Intercontinental, seperti dikutip Bloomberg. (T2)










