Berita Lintas
sawitbaik

BRG Alokasikan Rp 865 Miliar Untuk Kegiatan Restorasi Gambut



BRG Alokasikan Rp 865 Miliar Untuk Kegiatan Restorasi Gambut

INFO SAWIT, JAKARTA – Kepala BRG Nazir Foead menyatakan, proporsi pendanaan untuk restorasi lahan gambut masih lebih besar berasal dari donor asing, meskipun tetap akan memakai dana APBN sekitar Rp 865 miliar yang telah dialokasikan untuk tahun 2017.

Dengan alokasi dana APBN tersebut, Deputi Perencanaan dan Kerjasama BRG, Budi Wardhana mengakui, dana tersebut belum cukup untuk menutupi biaya restorasi yang menjadi tanggungjawab pemerintah. “Untuk itu, saat ini BRG tengah menyusun paket-paket investasi untuk para investor,” kata Budi kepada Info SAWIT, belum lama ini di Jakarta.

Sementara dalam sesi diskusi bersama negara donor pada Simposium Lahan Gambut Internasional 2016 ini, Heather D’Agnes, selaku Environment Foreign Service Officer dari USAID menegaskan, bahwapertanyaan kunci dari negara donor adalah bagaimana agar dapat membantu Indonesia melakukan transisi manajemen lahan gambutnya untuk 30 tahun ke depan, karena Indonesia harus bisa mandiri dan memiliki sumber daya yang cukup sebagai negara berpenghasilan sedang.

Sementara Oyvind Dahl, konselor kehutanan dan perubahan iklim dari Kedutaan Norwegia menyerukan hal yang sama, yaitu agar Indonesia mampu mendanai transformasi manajemen lahan gambut, sementara donor hanya bisa menawarkan berbagai skema untuk meningkatkan modal. Dalam jangka panjang, skema ini akhirnya akan berkelanjutan secara ekonomi maupun lingkungan. (T2)