Berita Lintas
sawitbaik

Rewetting (Pembasahan) Salah Satu Kegiatan Restorasi Gambut



Rewetting (Pembasahan) Salah Satu Kegiatan Restorasi Gambut

INFO SAWIT, PULANG PISAU - Restorasi gambut mustahil untuk mencapai 100% sama persis ketika gambut belum terbakar. Yang bisa dilakukan saat ini adalah membuat ekosistem gambut menyerupai kondisi aslinya. “Saya kira mustahil (untuk menjadi sama persis kondisi awal). Kita hanya bisa menyerupai dan membuat vegetasi alaminya tumbuh,” ucap Deputi bidang Konstruksi, Operasi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut (BRG) Alue Dohong di Desa Gohong, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, belum lama ini.

Upaya pembasahan kembali lahan gambut membutuhkan upaya intervensi seperti membangun sekat kanal maupun melakukan penyemprotan secara manual menggunakan sumur bor yang selama ini diinisiasi BRG beserta dengan Masyarakat Peduli Api.

Di Pulang Pisau, sebanyak 33 sekat skala kecil (tabat) dibangun tahun ini. Untuk tahun depan direncanakan pembangunan 70 sekat besar oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta 3.000 tabat oleh BRG.

Selain pembangunan sekat kanal, BRG juga memfasilitasi pembangunan sumur bor untuk memadamkan api ketika terjadi kebakaran lahan gambut. Pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya taktis untuk merespon secara cepat jika terjadi kebakaran. “Kami dapat membangun sumur bor dalam waktu satu jam 15 menit, satu sumur bor dapat membasahi 4 hingga 8 hektar lahan gambut. Ini adalah respon cepat pada kebakaran lahan gambut,” ungkap Kepala Teknisi pembuatan sumur bor, Aswin Yusuf, dalam rilis yang diterima Info SAWIT.

Dengan menjaga muka air maka vegetasi alami akan tumbuh. Pada awalnya yang tumbuh adalah paku-pakuan, tapi seiring berjalannya waktu tumbuhan lain seperti pohon Gelam akan tumbuh. Proses alami akan membuat paku-pakuan menghilang karena pada dasarnya paku-pakuan tidak tahan terhadap tutupan rapat. Dengan demikian, paku-pakuan yang merupakan tanaman yang mudah terbakar tidak akan mengancam ekosistem tersebut kembali.

Demikianlah konsep rewetting (pembasahan kembali lahan gambut) yang merupakan bagian dari implementasi strategi restorasi lahan gambut BRG. Tumbuhnya vegetasi alami ini akan memangkas biaya pemulihan lahan gambut melalui intervensi fisik yang membutuhkan dana tidak sedikit. (T2)