Berita Lintas
sawitbaik

KOLABORASI KERJA MEWUJUDKAN VISI



KOLABORASI KERJA MEWUJUDKAN VISI

Momentum mewujudkan kerjasama lintas sektoral, dikumandangkan organisasi nirlaba internasional di Bangkok beberapa waktu lalu. Organisasi yang sudah berusia remaja ini, mengajak seluruh pemangku kepentingan bisnis minyak sawit berkelanjutan mewujudkan visi menuju transformasi bagi bisnis minyak sawit berkelanjutan.

Organisasi nirlaba multipihak Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menggelar perhelatan akbar tahunan di Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu. Forum RSPO tahunan, Roundtable (RT) ke 14, yang dilaksanakan di Hotel Shangri-La, Bangkok, mengusung Tema, Belajar untuk Hidup Bersama : Dari Visi menuju Transformasi (Learning to Live Together : From Vision To Transformation).

Acara RT 14 RSPO lalu, dibuka oleh Wakil Perdana Menteri Kerajaan Thailand, H.E. Jenderal Prawit Wongsuwan dan dihadiri lebih dari 800 perwakilan, dari berbagai perusahaan perkebunan kelapa sawit, manufacturers, trading, lembaga keuangan, pembuat kebijakan, akademisi dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sosial serta lingkungan yang berasal dari 46 negara di dunia.

Dalam pembukaannya, Jenderal Prawit Wongsuwan, menjelaskan keberadaan perkebunan kelapa sawit di Thailand telah memberikan dukungan secara ekonomi kepada rakyat Thailand lantaran berbudidaya kelapa sawit. Wakil Perdana Menteri ini, juga menjelaskan keberadaan perkebunan kelapa sawit di Thailand, sebagian besar dimiliki oleh rakyat atau perkebunan rakyat.

“Sebesar 80% lebih dari perkebunan kelapa sawit di Thailand merupakan milik rakyat. Perkebunan kelapa sawit milik rakyat ini, sangat mendukung ekonomi masyarakat dari hasil berkebun yang didapatnya,” kata Jenderal Prawit Wongsuwan, dalam kata sambutannya, ketika membuka acara Forum RSPO beberapa waktu lalu di Bangkok.

Keberadaan perkebunan  . . .