INFO SAWIT, MERANGIN- Puluhan warga Suku Anak Dalam (SAD) mendatangi rumdis (rumah dinas) Bupati Merangin dan menuntut penyelesaian lahan milik warga SAD di Desa Kungkai, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin, Senin (26/12/2016) lalu. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, puluhan warga SAD ini menuntut Bupati Merangin, Al Haris segera menyelesaikan permasalahan lahan milik warga SAD seluas sekitar 20 hektare berada di daerah itukarena sudah hampir satu tahun, lahan kelapa sawit dan karet ini tidak terjamah dan bulan November 2015 lalu terjadi bentrok dengan warga Kungkai.
Salah satu Temenggung (tokoh) SAD, Roni, mengatakan, kedatangan rombongannya ini mencari kepastian lahan milik warganya. "Ada sekitar 20 hektare lahan kami ditanami sawit dan karet. Sudah hampir setahun terjadi sejak ada bentrok dan tidak pernah diurus karena kami disuruh menjauh. Katanya, saat itu lahan kami akan diganti rugi ternyata hingga saat ini belum juga selesai," timpal Roni seperti dikutip sindonews.com.
Roni juga mengatakan, jika tidak juga ada penyelesaian, warganya terpaksa akan menduduki lahan yang telah dibeli dari warga Kungkai. (T2)









