Berita Lintas
sawitbaik

Petani Swadaya di Inhu, Harapkan Bantuan Bibit Bersertifikat



Petani Swadaya di Inhu, Harapkan Bantuan Bibit Bersertifikat

INFO SAWIT, RENGAT – Petani kelapa sawit swadaya masih berharap adanya anggaran untuk pengadaan bibit bersertifikat pada 2017 mendatang. Sehingga petani yang kurang mampu dapat diprioritaskan menerima bantuan bibit sawit tersebut.

Selain itu juga, melalui program pengadaan bibit bersertifikat dapat menjadikan petani tidak lagi memakai bibit biasa. “Petani sudah mulai merasakan dampak akibat memakai bibit yang tidak bersertifikat,” ujar Sahroni, salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat, belum lama ini.

Memang sebutnya, untuk mendapat bibit bersertifikat memerlukan biaya yang cukup banyak, baik yang masih kecambah maupun sudah menjadi bibit. Untuk bibit bersertifikat dengan usia 1 tahun, saat ini sudah mencapai diatas Rp30 ribu. Sehingga dengan harga yang cukup mahal ditambah lagi dengan kondisi perekonomian saat ini, sangat sulit didapatkan petani swadaya. “Hanya petani yang bermodal yang bisa memiliki bibit bersertifikat,” sebutnya tulis riaupos.co.

Untuk itu harapnya, ketika APBD Kabupaten Inhu pada 2017 masih dalam tahap pembahasan, pemerintah masih menyisihkan anggaran untuk pengadaan bibit bersertifikat. Karena tanpa bantuan pemerintah, petani akan merasakan beratnya biaya pembelian bibit bersertifikat tersebut. (T2)