Berita Lintas
sawitbaik

Palma Serasih Group Jaga Keberadaan Orangutan



Palma Serasih Group Jaga Keberadaan Orangutan

INFO SAWIT, JAKARTA – Semenjak awal pengembangannya, perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Palma Serasih Group, tetap berkomitmen dalam mengoperasikan perkebunan sesuai dengan regulasi yang berlaku di Indonesia, serta menerapkan praktik budidaya ramah lingkungan.

Terbukti, perusahaan ini semenjak pertengahan April 2015 lalu, lewat anak usahanya PT. Nusaraya Agro Sawit telah menjadi satu-satunya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berani ikut dalam penandatangan kerjasama, dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Timur, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Provinsi Kalimantan Timur dan Badan Pengelola Hutan Lindung Wehea Long Skung Metgueen.

Kerjasama itu dilakukan untuk Pengelolaan Kawasan Bernilai Konservasi Tinggi di Kawasan Bentang Alam Wehea, seluas 264.480 hektare di Kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur dan Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.

Tidak hanya melakukan kerjasama dalam upaya perlindungan lingkungan di sekitar wilayah perkebunan, Palma Serasih Group juga tetap melakukan audit Nilai Konservasi Tinggi (NKT) yang ada di dalam konsesi areal perkebunan kelapa sawit milik perusahaan.

Hasilnya, perusahaan telah menyisihkan sebagian lahannya untuk dijadikan koridor seluas 475 ha. Direktur Operasi Palma Serasih Group, Arif Purwoko, mengatakan, bila luas itu ditambah dengan areal daerah aliran sungai (DAS), maka bisa mencapai 800 ha sampai 1000 ha untuk dijadikan areal konservasi.

Guna menjamin perlindungan lingkungan disekitar areal perkebunan secara kontinu, perusahaan telah melakukan kerjasama strategis dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkungan.

Misalnya, dalam upaya melindungi satwa dilindungi, Palma Serasih Group pada akhir April sampai awal Mei 2016 lalu, perusahaan melakukan kerjasama dengan lembaga perlindungan orangutan, Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) untuk melakukan survei terhadap dugaan adanya orangutan yang ada di wilayah areal konsesi perusahaan.

Dari hasil survei itu diketemukan, ada indikasi orangutan di sekitar areal konsesi anak usaha Palma Serasih Group, PT Anugerah Energitama, tepatnya sekitar wilayah Gunung Kudung. Hanya saja dalam temuan ini diyakini, orangutan itu tidak menetap alias hanya sebagai perlintasan. Ini diperkuat dengan ditemukannya bekas sarang orangutan dan ketersediaan pakan.

Selain kegiatan survei yang dilakukan pada PT Anugerah Energitama, BOSF juga melakukan kerjasama dengan PT Nusaraya Agro Sawit dan PT Global Primatama Mandiri dalam kegiatan pelestarian orangutan dan habitatnya

Dengan hasil demikian, perusahaan pun berkomitmen untuk mengelola seluruh areal perkebunan kelapa sawit secara lestari dengan memperhatikan konservasi biodiversitas, baik flora maupun fauna sesuai dengan prinsip-prinsip berkelanjutan. (T2)